![]() |
| Sumber: https://goo.gl/images/dfqG77 |
14 Februari, disebut hari Valentine. Yang katanya hari kasih sayang.
Namun, pernahkah kamu membaca sejarah hari Valentine itu? Atau kamu hanya mengetahuinya dan memperingatinya sebagai hari kasih sayang saja?
Saya sarankan, kamu harus tau darimana berasal sebutan "Valentine" itu. Agar kamu bisa mengerti saja.
Valentine, dikalangan remaja sebagai ajang yang tepat untuk menyatakan perasaan. Memberi kado kepada pasangan masing-masing. Hari coklat istilahnya, ntah lah sampai sekarang saya masih bingung hubungan kasih sayang sama coklat itu apa.
Bagi mereka yang punya pasangan, pada awal Februari sudah disibukkan dengan kata "Valentine" ini. Sibuk memikirkan kado apa, coklat seperti apa nanti yang akan diberikan dan didapatkan. Status di media sosial, dipenuhi dengan "Valentine, jomblo mah nggak berharap", "Valentine, dapat kado apa ya?", "Tiap Valentine, saya kok jomblo ya?" (Dalam hati saya menjawab: "kita senasib😂".
Bagi kalian yang berharap dapat kado atau coklat atau bunga pada hari Valentine, tapi nyatanya tidak ada (sangat sedih ya, apalagi teman kalian dapat banyak😂). Saya sarankan kalian bisa mendengar lagu Fiersa Besari kalau saya tidak salah judulnya "Bukan Lagu Valentine", tidak ada apa apa. Hanya membuat perasaan kalian tidak terlalu sedih saja.
Jadi saya hanya ingin menyampaikan, Valentine tidak harus dimaknai dengan Coklat atau kado dari pasangan. Kasih sayang itu harus mengalir setiap hari bukan hanya Valentine saja. Tak perlu mengeluh jika kamu remaja remaja yang belum memiliki pacar, tak perlu buat status jomblo mu. Kasih sayang kita dapatkan dari semua orang dari sesama kita.
Selamat Hari Valentine, 14022019.
Aku menyayangi kalian💕

Lumayan menenangkan hati
ReplyDeletePerbaiki penulisan buat rata kiri kanan (perb 1)
ReplyDelete